|

Intel Core 2
Intel Core 2 di perkenalkan pada tanggal 27 juni 2006 berbasis microarchitecture "intel Core". Processor ini diproduksi dalam bebarapa versi, yaitu "solo" (single-core atau satu inti) processor ini hanya tersedia versi mobile, "Duo" (dual-core atau dua inti), "Quad" (quad-core atau empat inti), dan pada tahun 2007 muncul versi "Extreme"(dua atau empat inti).
Processor Core 2 Duo memiliki dua core di dalam satu die, sedangkan Processor Core 2 Quad terdiri dari dua die, dan masing-masing die sama dengan sebuah Core 2 Duo, Core @ Quad ini menggunakan teknologi Multi Chip Module.
pada processor Core 2 Duo tertanam 167 juta hingga 820 juta transistor, menggunakan teknologi 65 nm dan 45 nm. kapasitas L1-cache Core 2 sebesar 64 KB pada masing-masing core processor, sedangkan untuk kapasitas L2-cache bervariasi dari 2 MB hingga 12 MB (2 x 6 MB) dan FSB antara 533 MT/s hingga 1600 MT/s, tergantung modelnya. processor Core 2 berjalan pada frekuensi yang lebih rendah dibandingkan pentium 4, namun arsitekturnya yang lebih efisien membuat performa Core 2 jauh lebih baik.
Intel Core i7
intel Core i7 diluncurkan pada 17 November 2008 dengan menggunakan teknologi mikro-arsitektur "Intel Nehalem". Intel Nehalem merupakan penerus mikro-arsitektur "intel Core" yang mengusung banyak perubahan pada desain porcessor Intel. berikut merupakan beberapa fitur yang dimiliki mikro-processor "Intel Nehalem" :

1. Jumlah core processor antara dua, empat, enam ataupun delapan core. pada produksi awalnya Intel hanya men
geluarkan varian Core i7 dengan empat core, sedangkan yang lain akan menyusul.
2. "Memory controller" yang terintegrasi, dengan tiga memory channel yang mendukung memory DDR3.
3. Intel QPI (QuickPath Interconnect) mirip dengan Hyper Transport pada AMD.
4. Semua core processor core berada dalm satu die.
5. masing-masing core memilliki 64 KB L1-cache (32 KB insrtruksi, 32 KB data), dan 256 KB L2-cache. sedangkan kapasitas L3-cache sebesar 8 MB digunakan bersama oleh semua core.
6. Pengimplemantasian teknologi "Simultaneous multithreading" (SMT), dengan penggunaan teknologi ini, setiap core processor dapat memproses dua thread secara
simultan.
7. Teknologi "Turbo Boost" yang akan menaikkan clock-rate dari core yang aktif, bila tidak semua core terpakai.
8. Jumlah transistor mencapai 731 juta, menggunakan proses pabrikasi 45 nm.
9. Dukungan utuk set instruksi "x86", x"86-64", "MMX", "SSE", "SSE2", "SSSE3", "SS4.1",
dan "SS4.2".
10. menggunakan "socket B", (LGA 1366).
|